Suka Duka Seorang Penyiar Radio PDF Print E-mail
Written by Saiman WD   
Monday, 01 March 2010 13:44

Seringan dan seberat apapun sebuah pekerjaan, ketika itu menjadi tanggungjawab, maka harus ditunaikan. Demikian halnya tugas seorang penyiar radio. Termasuk penulis sendiri yang telah menjadi penyiar radio komunitas Mitra FM yang terletak di Dusun Tanjung Anom Desa Tandem Hilir II Kecamatan Hamparan Perak.

Aku mulai menjadi penyiar kurang lebih dua tahun yang lalu. Aku terdorong untuk bersiaran di radio komunitas yang notabene adalah milik masyarakat ini, karena melihat kalau radio ini adalah milik bersama sehingga kita punya tanggungjawab bersama pula untuk mengembangkannya. Selain itu, aku juga memiliki hobby berkumpul dan berkomunikasi dengan banyak orang. 

Dalam menjalankan tugas sebagai penyiar radio untuk program Musik Keroncong pada setiap hari Kamis pukul 14.00-16.00 ini aku tentu berhadapan dengan berbagai masalah dan kendala. Namun aku meyakini, semua itu tinggal bagaimana kita menghadapi-nya. Masalah yang sering kuhadapi, cuaca yang tak menentu ditambah lagi dengan aliran listrik yang sering padam tiba-tiba. 

Jarak tempatku tinggal dengan studio lumayan jauh lebih kurang 12 km (Karang Rejo-Tanjung Anom). Sebenarnya ini bukanlah sebuah masalah yang terlalu merisaukan. Kendaraan berupa sepeda motor tua yang kutunggangi sejauh ini tak pernah mengalami kerusakan yang berarti. Tetapi cuaca yang tak menentu seringkali menjadi penyebab gagalnya aku bersiaran. Padahaal jadwal sudah     ditetapkan.

Masalah lain yang mengganggu adalah aliran lsitrik yang tiba-tiba padam. Seluruh persiapan dan pengorbanan untuk bersiaran rasanya menguap entah ke mana. Rasa kesal sudah pasti memuncak. Di sisi lain, Kepala Penyiaran, Tamin Wijaya selalu menghimbau agar jadwal siaran jangan sampai kosong. Di Mitra sendiri ada lebih kurang 20-an penyiar yang bekerja secara bergilir. Kami bersiaran tanpa bayaran. Semua penyiar bersiaran didorong keinginan untuk menghibur pendengar sekaligus juga mempererat silahturahmi antara sesama anggota radio. Kami secara rutin juga melakukan pertemuan untuk lebih mengakrabkan diri serta menyusun program siaran.

Di kalangan penyiar sendiri sangat terkenal istilah “padamu negeri”. Sebagian mencemooh, sebagian justru menyampaikan penghargaan. Yang pasti kami semua penyiar radio ini tetap semangat bersiaran setiap hari. Bagi kami Mitra FM harus tetap eksis dalam menjalankan tugasnya. Pekerjaan sekaligus hobiku sebagai penyiar radio memang kuakui tidak begitu tenar atau kondang. Tetapi aku diberi kesempatan untuk bersiaran di tempat lain untuk siaran di radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Langkat.

Ketika ditanya, apa sih untungnya menjadi penyiar relawan, hal ini kuanggap sebagai suatu pengabdian. Sebagiamana pepatah Bung Karno yang amat terkenal “Jangan tanya apa yang pernah Negara berikan kepadamu, tapi coba tanya pada dirimu apa yang pernah engkau perbuat untuk Negara ini”.

Kalimat itulah yang membuatku tetap bersemangat untuk mengabdikan diriku sebagai penyiar  relawan di radio ini. Meskipun taraf hidupku yang tergolong pas-pasan, namun “profesi” ini kujalani dengan sepenuh hati. Aku yakin, manusia hanya berusaha, rezeki ada yang mengatur.

Di sana senang, di sini senang. Aku punya banyak teman, punya banyak kenalan. Hal ini merupakan satu-satunya obat pelipur lara di kala duka, penghibur hati di kala sepi diusiaku yang telah mencapai kepala enam ini.  Sembari menjalani sisa-sisa waktu yang tinggal beberapa saat lagi untuk dipanggil sang Illahi.

Last Updated on Monday, 01 March 2010 14:01
 

Cuplikan Berita

Mitra FM Gelar Dialog Lingkungan

Hamparan Perak (12/06), Lingkungan hidup sudah semakin rusak. Bahkan para ahli meramalkan, dalam waktu dekat akan terjadi kerusakan lingkungan global. Tanda-tanda ke arah itu sudah semakin jelas diantaranya terjadinya peningkatan suhu hingga 4 derajat Celcius per tahun. Akibatnya, permukaan air laut naik, es di kutub utara mencair hingga fenomena alam lain yang mengerikan.

Mitra FM yang merupakan radio komunitas di Dusun Tanjung Anom Desa tandem Hilir II Kecamatan Hamparan Perak berupaya untuk terus mengkampanyekan persoalan dan kerusakan lingkungan dengan harapan agar laju kerusakan bisa dikurangi kecepatannya. Salah satu upaaya yang dilakukan adalah dengan menggelar dialog lingkungan bersamaan dengan peringatan Hari Lingkungan tanggal 5 Juni, belum lama ini.

Gerakan Penghijauan MITRA FM


Suara Petani MITRA FM dalam World Food Day 2009


Kegiatan FOKER MITRA FM


supported by:

 

free counters

Audio Siaran MITRA FM



Copyleft 2010 MITRA FM :: Radio Komunitas
Dusun Tanjung Anom, Desa Tandem Hilir II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, 3°46'10.66" LU, 98°31'57.96" BT
Perkumpulan Penyiaran Komunitas Media Transformasi Rakyat; No Account: 105-0009746441; PT. BANK MANDIRI (Persero) Tbk, CO. Medan Simpang Pos
Valid CSS!