| Foker Damar Jati Dikukuhkan |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Tuesday, 09 March 2010 08:26 |
|
Pengukuhan Foker dilaksanakan di halaman rumah Bu Maryati (52 tahun). Serangkaian acara digelar pada pengukuhan tersebut. Tamin Wijaya atau dikenal dengan nama Mbah Tamin, Kepala Penyiaran memperkenalkan anggota Foker Damar Jati kepada seluruh hadirin yang mencapai 200-an orang lebih. Dalam sambutannya, Ketua Foker Muhammad Ridwan mengatakan, merasa bersyukur akhirnya bisa bergabung dalam radio MITRA FM. Ridwan sendiri merupakan penyiar di radio MITRA FM untuk program acara Irama Padang Pasir dan dikenal sebagai Ustazd di kampungnya itu. Lebih lanjut Ridwan mengatakan, bergabung dalam radio komunitas MITRA FM semakin mempererat tali silahturahmi dan memperluas pergaulan. Selain itu, berbagai program yang digelar oleh radio MITRA FM juga semakin membuat dirinya memahami banyak hal terutama-hal-hal yang sebelumnya tak diketahui. Ia berharap para anggota Foker Damar Jati ini bisa ikut aktif dalam berbagai kegiatan yang digelar oleh MITRA FM sekaligus juga aktif untuk memberi kontribusi atau saham berupa iuran sebesar Rp 1.000 per bulan. “Dengan menjadi anggota radio komunitas Mitra berarti kita sudah menjadi pemilik radio dan kita berhak untuk ikut menentukan dan memberi sumbang saran dalam kegiatan Mitra Fm baik untuk program penyiaran maupun kegiatan-kegiatan lapangan atau off air,” tambah Ridwan. Sementara Ketua DPRK, Wardi SPd menjelaskan, Foker merupakan kelompok pendengar yang menjadi bagian terpenting keberadaan radio komunitas. Foker memiliki ketentuan, setiap anggota berkewajiban membayar iuran sebesar Rp 1.000 dan jika berkenan berhak pula menjadi anggota Serikat Tolong Menolong (STM). Anggota Foker minimal berjumlah kuota 15 orang dengan perwakilan sebanyak satu orang yang akan duduk sebagai anggota DPRK, dengan kata lain, setiap kelipatan 15 orang memiliki hak satu kursi di DPRK. Foker juga memiliki kewajiban untuk mengutus minimal satu orang sebagai kader penyiaran, satu orang kader reporter dan satu orang kader pengobatan alternative dan ikut terlibat aktif dalam setiap program dan kegiatan MITRA FM. Seperti biasanya, dalam kegiatan pengukuhan Foker ini juga digelar dompet peduli. Dari hasil dompet peduli ini dibagi untuk lima bagian, masing-masing untuk membantu operasional radio, untuk tuan rumah, pembangunan mesjid atau rumah ibadah, anak yatim dan korban bencana alam. Serangkaian kegiatan pengukuhan Foker ini ditutup dengan hiburan keyboard campur sari. |
| Last Updated on Monday, 15 March 2010 16:15 |
Berita Terkini
- Pencari Belut Dusun VII, Terancam Penggunaan Pestisida Kimia
- Dusun IX Parit Tuan Mulai Krisis Lahan Persawahan
- Asal Mula Nama Dusun VI Telaga Burung
- Warga Dusun IV Pematang Timuk Butuh Penerangan Listrik
- Pemakaman Warga Kota Datar Terendam Banjir
- Madu Kasirat Makanan Khas Suku Banjar
- Tiga Gorong-gorong yang Rusak Akibat Truk PNPM, Kini Diperbaiki
- PNPM Bangun Saluran Air di Sido Mulyo
Daftar Berita
Cuplikan Berita
| Warga Tanam Pohon Bakau untuk Tempat Tinggal Kepiting |
| Warga tanam pohon bakau dipaluh dan pinggiran tambak di Dusun Pematang Paring Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang dengan tujuan untuk tempat tinggal kepiting. Kawasan Dusun Pematang paring ini banyak paluh-paluh yang sebagian besar di buat warga sebagai tambak udang dan berbudi daya kepiting sangkak. Suburnya pohon bakau yang tumbuh di sana membuat keuntungan bagi para pencari kepiting dengan cara tradisional yaitu dengan menggunakan alat tangkul. |




Forum Kelompok Pendengar (Foker) Damar Jati yang ada di Desa Telaga Tujuh pada Minggu (31/1) dikukuhkan. Foker Damar Jati merupakan foker ke-16 yang masuk dalam jaringan radio komunitas MITRA FM. Sebanyak 25 orang menjadi anggota radio sekaligus sebagai pemilik radio.