| Pengerajin Atap Butuh Hasil Hutan |
|
|
|
| Written by Toher |
| Monday, 05 July 2010 18:58 |
|
Sejumlah warga yang berprofesi sebagai Pengerajin atap, tikar purun dan pangkis di Desa Telaga Tujuh, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang sangat membutuhkan hasil hutan masyarakat sebagai bahan baku. Dari pantauan MITRA FM, desa Telaga Tujuh merupakan wilayah yang banyak sekali sungainya. Di tepi sungai banyak ditumbuhi pohon nipa, rumbia, bamban dan bambu. Disela-sela kesibukan beraktifitas sebagai petani dan pembudi daya tambak udang, ikan nila, maupun kepiting sangkak, banyak warga yang menjadi pengerajin produksi rumah tangga, Membuat atap, pangkis juga bubu ikan. Pengerajin atap misalnya, mereka memanfaatkan daun nipa, rumbia, bamban dan bambu untuk membut atap. Banyak juga menggunakan bambu untuk membuat pangkis (kerambak untuk beternak kepiting sangkak) dan bubu menangkap ikan. |
Berita Terkini
- Pencari Belut Dusun VII, Terancam Penggunaan Pestisida Kimia
- Dusun IX Parit Tuan Mulai Krisis Lahan Persawahan
- Asal Mula Nama Dusun VI Telaga Burung
- Warga Dusun IV Pematang Timuk Butuh Penerangan Listrik
- Pemakaman Warga Kota Datar Terendam Banjir
- Madu Kasirat Makanan Khas Suku Banjar
- Tiga Gorong-gorong yang Rusak Akibat Truk PNPM, Kini Diperbaiki
- PNPM Bangun Saluran Air di Sido Mulyo
Daftar Berita
Cuplikan Berita
| Pemakaman Warga Kota Datar Terendam Banjir |
| Kota Datar - Deli Serdang, Lokasi pemakaman muslim yang terletak di dusun VII Desa Kota Datar Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang terendam banjir. Hampir setiap tahun pemakaman ini terendam air disebabkan paret sepanjang lokasi tidak dapat menampung air hujan lebat . Selain menggenangi pekuburan, jalan yang melintasi lokasi pekuburan pun ikut terendam . |



