Ricki Dan Yoga Pemain Reog Cilik PDF Print E-mail
Written by Saiman WD   
Thursday, 29 July 2010 02:41

Stabat - Langkat, Ricki (10) dan Yoga (11) adalah dua bocah pemain reog cilik dari Dusun Cikal Bakal, Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat. Kedua Bocah yang masih duduk di bangku SD ini mempunyai bakat kesenian tradisional Jawa Timur dari orang tuanya, Suro Gentong. Suro adalah  anggota Forum Kelomppok Pendengar (Foker) Karang Rejo MITRA FM.

Saendar (65) wakil Ketua Dewan Perwakilan Radio Komunitas Mitra FM mengatakan, kita sebagai bangsa Indonesia pantas merasa bangga mempunyai banyak beragam suku bangsa dan banyak mempunyai kesenian tradisional. Munculnya dua bocah ini menjadi satu kebanggan juga buat Mitra FM yang bersemboyan "penebar pesona kharisma budaya bangsa". 

Ricki dan Yoga sangat mahir memainkan atraksi jungkir balik sambil mengambil uang saweran, mereka juga sangat piawai menari dan memainkan reog. Keterampilan ini tentu saja tak diperoleh begitu saja, tetapi melalui latihan yang rutin dan terus-menerus.

Untuk menambah agar atraksi menarik, Suro Gentong yang bernama asli Sardi dengan dibantu Karto Marmo (65), seorang pemain  kesenian reog membuat dadak merak berukuran kecil. Bulunya terbuat dari bulu ayam jantan yang di kumpulkan Suro dari tukang potong ayam kampung.

"Untuk mendapatkan bulu merak yang beneran sekarang sulit, pakai bulu ayam jadilah", katanya.
Meskipun reog hanya terbuat dari bulu ayam, setiap kali atraksi, para penonton tampak terhibur dan kagum pada dua bocah tersebut. Dan, lembaran rupiah pun dilemparkan ke arah kduanya.

Menariknya lagi, seluruh pemain musik pengiring, ada saron, ketipung, gendang, gamelan juga anak-anak yang masih usia belasan. Mereka cukup terlatih dan kompak memainkan alat musik.  

Melalui pertunjukan ini, Suro berharap anak-anak terus melestarikan kebudayaan jawa yang sekarang mulai redup dan hampir hilang. (Saiman WD-MITRA FM)

Last Updated on Thursday, 29 July 2010 02:46
 

Cuplikan Berita

Musim Hujan Datang, Jalan Desa Kota Datar Mulai Berlubang
Deli Serdang, Musim hujan yang mulai datang pada bulan Juli ini menyebabkan sebagian  besar jalan Desa Kota Datar Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang mulai pecah-pecah dan berlubang. Keadaan ini diperparah dengan  melintasnya truk-truk pengangkut buah sawit dan hasil pertanian lain yang melebihi tonase.

Jalan tersebut merupakan jalan yang menghubungkan desa Kota datar ke Desa Telahga Tujuh dan Karang gading. Berdasarkan pantauan MITRA FM jalan yang rusak tercatat di Dusun VIII Waringin, Desa Kota Datar dan Dusun I sampaike Dusun III Desa Telaga Tujuh. Sebenarnya jalan tersebut baru saja dibangun yakni kurang lebih 2 tahun yang lalu. Namun curah hujan yang mulai tinggi akhir-akhir ini akhirnya mempercepat kerusakannya.

Gerakan Penghijauan MITRA FM


Suara Petani MITRA FM dalam World Food Day 2009


Kegiatan FOKER MITRA FM


supported by:

 

free counters

Audio Siaran MITRA FM



Copyleft 2010 MITRA FM :: Radio Komunitas
Dusun Tanjung Anom, Desa Tandem Hilir II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, 3°46'10.66" LU, 98°31'57.96" BT
Perkumpulan Penyiaran Komunitas Media Transformasi Rakyat; No Account: 105-0009746441; PT. BANK MANDIRI (Persero) Tbk, CO. Medan Simpang Pos
Valid CSS!