|
Sumber: Wikipedia
Beberapa artikel tentang Tan Malaka yang disadur dariMajalah TEMPO, Agustus 2008: |
|
Berita Terkini
- Pencari Belut Dusun VII, Terancam Penggunaan Pestisida Kimia
- Dusun IX Parit Tuan Mulai Krisis Lahan Persawahan
- Asal Mula Nama Dusun VI Telaga Burung
- Warga Dusun IV Pematang Timuk Butuh Penerangan Listrik
- Pemakaman Warga Kota Datar Terendam Banjir
- Madu Kasirat Makanan Khas Suku Banjar
- Tiga Gorong-gorong yang Rusak Akibat Truk PNPM, Kini Diperbaiki
- PNPM Bangun Saluran Air di Sido Mulyo
Daftar Berita
Cuplikan Berita
| Budidaya Bebek Tambah Pendapatan Warga |
| Telaga Tujuh - Deli Serdang, Warga dusun VII Perjuangan memelihara/membudi-dayakan bebek air guna menambah pendapatan rumah tangga. Abdul Azis (80), salah seorang warga Dusun VII yang menggeluti pekerjaan sebagai peternak bebek air mengaku, kegiatan membudidayakan bebek air sudah dilakukan warga secara intensif beberapa tahun terakhir ini. Setiap hari Azis memberi makan bebek-bebeknya dengan dedak, nasi sisa dan dicampur dengan bunga rumput kerisan. Dia menerangkan, setiap pagi bebeknya sengaja dilepas dari kandang untuk cari makanan sendiri di rawa, sungai ataupun sawah. Menurutnya, untuk melakukan pembudi-dayaan bebek harus teliti dan rajin mencari telur yang selalu berceceran di luar kandang. Pada musim kemarau yang cukup panjang, katanya, A.Azis sering mengalami kesulitan karena bebeknya sulit mencari genangan air dan makanan. "Dimusim kemarau panjang, bebek-bebek kesulitan mencari genangan air untuk mermain, berenang dan cari makan. Makanya usaha ternak bebek ini dihentikan untuk sementara menunggu musim penghujan. Berternak bebek air di daerah paluh-paluh atau pesisir sangatlah efektif,"terangnya. (Yusuf Tan - Foker Kammer) |

Tan Malaka atau Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka (lahir di Nagari Pandan Gadang, Suliki, Sumatera Barat, 19 Februari 1896 – wafat di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur, 16 April 1949 pada umur 53 tahun) adalah seorang aktivis pejuang nasionalis Indonesia, seorang pemimpin komunis, dan politisi yang mendirikan Partai Murba. Pejuang yang militan, radikal dan revolusioner ini banyak melahirkan pemikiran-pemikiran yang berbobot dan berperan besar dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dengan perjuangan yang gigih maka ia dikenal sebagai tokoh revolusioner yang legendaris.